Home     Gallery Rumah     Gallery Interior     Artikel     Hubungi Kami     Form Order     Tentang Kami     Lowongan Kerja     Desain Gedung    
 

Rumah Tinggal

Interior Rumah Tingg
Tebet Timur

Rumah di Cempaka Put
Cempaka Putih

Rumah Tinggal
Jakarta

Renovasi Rumah
Jakarta
Kategori
  Desain Arsitek & RAB  
  Atap Baja Ringan  
  Desain Interior  
  Landscape  
  Arsitek Rumah  
  Desain Rumah  
  Sketsa Rumah  
  Bangun Rumah  
  Renovasi Rumah  
  Denah Rumah Anda  
 
 
Customer Service

Team Bangun Rumah Persada
Telp. : 021 4228228
Fax : 021 4228228
Email :
studio[at]bangun-rumah.com
 
 
Konsultasi
Nama* :
Telp. :
Email* :
Kabutuhan :
Pesan* :
     
 
 
Partners


















coalfunder.com
coalconcession.com
aneka-sepatu.com
kalimantancoal.com
produsenberas.com
tenagabangunan.com
bongkargedung.com
batubara-indonesia.com
bangunanindustri.com
wisatabelitung.blogspot.com
PintuJati.com
ProdukBersama.com
RodaRoda.Net
Online2cu.com
PromosiPerusahaan.com
AsuransiCerdas.com
Coalinvestors.com
ForumOnlineUpdate.com
ForumBlackBerry.com
griyakita.com

 
 
Tag
Jakarta Architec Jakarta Consultan Jakarta Architeture Jakarta Home Builder Jakarta House Contractor Jakarta Architec Consultant Indonesia Architec design arsitek arsitek jawa arsitektur rumah limas denah atap rumah denah cafe renovasi Desain Rumah di Tangerang Desain Rumah Sederhana Desain Rumah Mewah Desain Rumah Sedang Desain Rumah Minimalis Interior designer jakarta Home renovation jakarta  
 
 
Artikel

Disarikan dari buku "21 Desain Atap Carport" ditulis oleh Nia Noorrahmah, 2007
Merencanakan Carport, Si 'Kandang' Mobil yang Kian Populer

Banyak pemilik rumah membutuhkan garasi, tetapi tak semua memiliki lahan yang cukup untuk mewujudkannya. Akibatnya, ruang garasi pun berpindah ke halaman depan. Dengan memberi perkerasan pada lantai dan menambahkan teduhan secukupnya, terciptalah fasilitas dengan fungsi yang lebih kurang mirip garasi, tetapi tak harus menyediakan lahan khusus. Seiring munculnya permasalahan keterbatasan lahan untuk perumahan yang kian mencuat, terutama di perkotaan, keberadaan carport semakin populer. Carport, yang tadinya hanya dianggap sebagai garasi darurat, bahkan kini nyaris lebih populer dari garasi itu sendiri.

Tahukah Anda bahwa carport memiliki kisahnya sendiri? Carport tak semata-mata muncul karena minimnya lahan yang tersedia. Kisahnya bisa ditelusuri dari bagaimana kata carport terbentuk pertama kalinya. Kata ini pertama kali dipopulerkan oleh arsitek terkenal, Frank Lloyd Wright, sekitar tahun 1936. Bagi Frank, sebuah mobil bukanlah kuda yang membutuhkan kandang, sehingga tidak membutuhkan tempat perlindungan yang rumit. Menurutnya, carport memberi perlindungan yang lebih dari cukup karena mobil telah dibuat dengan teknologi yang baik. Hal ini bisa dipahami dengan melihat kondisi pada masa itu yang jauh berbeda dengan kondisi saat ini. Pengaruh cuaca terhadap kondisi fisik mobil serta tingkat pencurian kendaraan bukanlah hal yang perlu dirisaukan seperti sekarang. Pada masa itu, fasilitas perlindungan mobil yang berupa carport merupakan suatu kemewahan tersendiri.

Saat ini, carport sering diartikan sebagai garasi sementara. Menilik pada asal katanya dalam bahasa Inggris, carport yang terbentuk dari kata car dan port, dapat diartikan sebagai sebuah ruang tempat memarkir mobil. Pengertian lain dari carport mengacu pada fungsinya sebagai naungan tempat parkir mobil, atap tambahan untuk perlindungan mobil, atau suatu struktur yang digunakan untuk memberi perlindungan tertentu bagi kendaraan terutama mobil. Pada prinsipnya, beberapa pengertian tersebut mengacu pada pengertian carport sebagai sebuah fasilitas berupa ruang yang terbentuk dari struktur atap tertentu yang berfungsi untuk menyimpan kendaraan.

Ada beragam pertimbangan yang menyebabkan pemilik rumah menambahkan carport pada halaman rumahnya. Beberapa pengguna membutuhkan carport sebagai tempat parkir sementara sebelum mobil dimasukkan ke dalam garasi pada malam hari. Ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa akses keluar-masuk kendaraan akan lebih mudah daripada jika harus keluar masuk garasi. Alasan lainnya adalah keterbatasan lahan tidak memungkinkan disediakannya ruang untuk garasi karena garasi umumnya merupakan bagian dari bangunan rumah sehingga membutuhkan lahan yang cukup dan perencanaan khusus. Faktor biaya juga menjadi pertimbangan lain untuk memutuskan memilih carport. Mengingat konstruksi carport bisa dibuat jauh lebih sederhana daripada garasi, biaya pembuatannya pun dapat ditekan seminimal mungkin.

Meski demikian, konstruksi sederhana tak berarti asal-asalan dan seadanya. Bayangkanlah jika konstruksi carport dibuat tanpa perencanaan yang matang. Apa jadinya jika tiang atau carport runtuh menimpa mobil kesayangan Anda? Jangan lupa pula, keberadaan carport yang terletak di muka rumah akan mempengaruhi tampilan wajah rumah secara keseluruhan. Maka, meski tidak diperlukan sebuah perencanaan yang rumit sebagaimana ketika membangun rumah, membuat carport membutuhkan perencanaan yang cermat dengan beberapa pertimbangan tertentu. Tujuannya tentu saja agar diperoleh carport yang kuat sehingga dapat mengakomodasi fungsi utamanya untuk melindungi kendaraan, mendapat bentuk yang tepat sesuai dengan yang diinginkan, serta menghasilkan tampilan yang indah untuk mendukung tampilan wajah rumah. Untuk itu, jangan lupakan hal-hal berikut ini ketika Anda merencanakan pembuatan carport.

  1. Luas lahan
    Akhirnya penentuan system pondasi kami pilih, yaitu memakai tiang pancang menggunakan kayu bulat dengan panjang 12 M’ dengan diameter pangkal rata – rata 20 cm, kayu tersebut sering disebut oleh orang – orang di Pontianak adalah kayu Betangor. Pondasi foot plate seperti biasa dengan ukuran tapak bervariasi tergantung kebutuhan, dimana disetiap foot plate kami pancang kayu betangor berjumlah 25 buah, dengan jumlah seluruh footplate 60 titik berarti ada 1600 batang kayu yang tertancap, belum lagi pada dinding penahan tanah sepanjang lebih dari 500 M’ dimana disetiap M’ tertancap kayu diameter 8 dengan panjang 6 M’ berjumlah 10 buah, berarti ada 5000 batang kayu yang tertancap, wah sungguh luar biasa membangun pondasi di lahan gambut, belum lagi kami harus berpacu dengan air yang terus mengalir ketika pekerjaan pengecoran berlangsung, yang jelas ini adalah pengalaman yang sangat berharga.
  2. Letak carport
    Penempatan carport harus memperhatikan sirkulasi kendaraan ketika keluar-masuk carport maupun arah dan arus kendaraan di jalan yang berbatasan dengan halaman. Bagi rumah di lahan satu muka, perhatikan akses keluar-masuk rumah pada pintu utama. Usahakan letak carport tidak menutupi pintu utama. Jika pada kondisi tertentu letak carport menutupi pintu utama, siasati dengan memberikan penanda menuju akses pintu utama, misalnya berupa pola jalan setapak, pergola, atau penanda lainnya.
  3. Bentuk dan struktur atap carport
    Alternatif pilihan bentuk dan struktur atap carport sangat beragam. Selain bergantung pada selera pemilik rumah, hal penting yang harus dipertimbangkan adalah bahwa tampilan desain atap carport berpengaruh secara langsung terhadap tampilan wajah bangunan secara keseluruhan. Oleh karenanya, perhatikan kesesuaiannya dengan konsep desain maupun gaya rumah yang bersangkutan. Selain itu, harus dipilih konstruksi atap yang tepat. Hal ini berpengaruh terhadap kekuatan dan keamanan struktur, juga dapat mempengaruhi tampilan wajah bangunan.
  4. Letak talang air
    Rencanakan pembuangan air hujan sejak awal. Jika direncanakan memasang talang, perhitungkan jaringan utilitas yang sudah ada. Pada atap carport yang berupa atap datar dan direncanakan tanpa talang, perhatikan kemiringan dan arah jatuhnya air hujan, jangan sampai terjadi genangan air karena sudut kemiringan yang salah ataupun teras yang becek terciprati air hujan akibat arah jatuh yang salah. Selain atap, perhatikan juga elemen lantainya. Lantai carport juga harus didesain secara benar untuk dapat mengalirkan air menuju saluran yang direncanakan.
  5. Pemilihan material
    Selain faktor kekuatan, kemudahan pemasangan, dan perawatan, pemilihan material pun harus memperhitungkan pengaruh karakteristik material terhadap tampilan desain bangunan rumah. Perbedaan paling mencolok yang bisa diamati pada karakter material adalah bahwa material dari bahan-bahan konvensional menawarkan kesan alami dan tradisional. Sementara material dari bahan sintetis menawarkan kesan modern dan futuristik.
  6. Perkirakan anggaran, sesuaikan dengan dana yang tersedia
    Ada banyak pilihan desain carport, baik bentuk maupun strukturnya. Oleh karenanya, biaya pembuatan carport pun bisa diutak-atik sesuai dengan anggaran yang tersedia. Jika menginginkan penggunaan material yang harganya cukup mahal, bisa dipilih konstruksi yang sederhana sehingga bisa menekan biaya struktur. Begitu juga sebaliknya, jika tuntutan desain mengharuskan dipilihnya sistem struktur yang rumit dan membutuhkan biaya cukup besar, biaya bisa ditekan dengan memilih material yang harganya relatif lebih murah.

* Disarikan dari buku ”21 Desain Atap Carport” yang ditulis oleh Nia Noorrahmah, 2007

 
Translate
 
 
Artikel
20 Mei 2010
Membuat Dapur Kayu Lebih Fungsional
Memasak memang kegiatan utama di dapur. Namun ternyata tidak hanya makanan saja yang bias diolah..... [detail]

 
04 April 2010
MENYIAPKAN HUNIAN SEHAT
Membangun rumah bukan hanya soal bentuk dan material bangunan, tapi juga desain yang mendukung hidup sehat..... [detail]

 
04 September 2009
Kusen Kayu dengan Kusen Aluminium
Dengan berkembangnya waktu,kita lebih senang .... [detail]

 
02 Juli 2009
Interior Gaya Khas Oriental
Tema interior ruang kini semakin beragam..... [detail]

 
02 Juli 2009
Perbandingan Batu bata dan Hebel ( beton ringan )
Dewasa ini bahan bangunan semakin beragam..... [detail]

 
30 Juli 2008
Interior Kamar Tidur Anak
FOR BABIES ONLY

Seorang bayi membutuhkan tempat yang aman dan nyaman.... [detail]

 
23 Juni 2008
Rumah Eco Friendly/Ramah Lingkungan
Seiring semakin langka nya gas dan minyak di dunia.... [detail]

 
 
Desain Interior


Jakarta


Jakarta


Jakarta


Jakarta


Jakarta
 
 
Locations of visitors to this page
Geo Visitors Map



Bangun Rumah Jakarta
Bangun Rumah Bogor
Bangun Rumah Jogja
Bangun Rumah Depok
Bangun Rumah Bandung
Bangun Rumah Bekasi
Bangun Rumah Tangerang


 
Powered By :

Home     Gallery Rumah     Gallery Interior     Artikel     Hubungi Kami     Form Order     Tentang Kami    
bangun-rumah.com Hak cipta © 2007 BANGUN RUMAH PERSADA
Studio : Jl. Serdang Baru IV/26 Kemayoran Jakarta Pusat INDONESIA Telp : 021 - 687 99 228

(Dilarang mengcopy materi web tanpa ijin pengelola , Hak kekayaan intelektual dilindungi oleh Undang undang.)
Search Engine Optimization