Pada saat membangun rumah tinggal, tahapan membangun dinding rumah merupakan tahap yang membutuhkan banyak bahan material, dan batu bata merah dan bata ringan adalah salah satu bahan material yang paling banyak jumlah kebutuhannya. Alasan mengapa batu bata merah dan bata ringan banyak dijadikan sebagai bahan material utama saat membangun rumah, bukan saja karena daya tahannya, namun juga karena harganya lebih murah dibanding menggunakan material kayu untuk membangun dinding rumah.

Walaupun memiliki nama dan fungsi yang hampir sama, batu bata merah dan bata ringan adalah 2 bahan material yang terbuat dari bahan berbeda. Batu bata merah dibuat dari tanah liat yang dicetak dan kemudian dibakar dengan suhu sangat tinggi sampai kering dan mengeras, juga berwarna kemerah-merahan. Sedangkan bata ringan dibuat dari campuran pasir silica, semen, kimia busa dan air, namun ada juga yang terbuat dari campuran kapur, gypsum dan pasta alumunium.

 

Baca Juga : Desain Rumah 2 Lantai 10×17,7 M2 Dengan 5 Ruang Tidur

 

Sebelum memutuskan ingin memakai bahan material batu bata merah atau bata ringan ada baiknya Anda ketahui terlebih dahulu keuntungan dan kerugian kedua jenis bahan material ini :

Untungnya Memakai Batu Bata Merah

 

  • Dari segi bahan dasar dan strukturnya, batu bata merah jauh lebih kuat, lebih kokoh dan lebih tahan lama dibanding bata ringan
  • Dinding dari batu bata merah terasa lebih adem dan nyaman
  • Memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding bata ringan, jadi lebih mudah pengangkutannya
  • Cocok untuk bangunan kecil/sempit
  • Tahan terhadap panas/api
  • Tersedia disetiap toko material bangunan
  • Dinding batu bata merah tidak mudah retak
  • Tidak membutuhkan perekat
  • Tahan disegala cuaca

 

Ruginya Memakai Batu Bata Merah

  • Dari segi harga, batu bata merah lebih mahal dari bata ringan
  • Agak sulit saat pemasangan, karena dari estetika dinding dari batu bata akan terlihat kurang rapi, jadi membutuhkan tambahan batu bata ekspos untuk merapikannya yang harganya lebih mahal dari batu bata biasa.
  • Saat pemasangan membutuhkan lebih banyak campuran semen dan pasir
  • Ukurannya yang kecil dibanding bata ringan membuat proses pemasangan menjadi lebih lama
  • Kurang cocok untuk bangunan lebih dari 2 lantai yang utamanya menggunakan struktur kolom, karena volume batu bata merah lebih berat dan membebani dibanding bata ringan yang lebih ringan.

 

Selanjutnya…

 

Untungnya Memakai Bata Ringan

 

  • Proses pemasangan lebih cepat karena ukurannya yang lebih besar dari batu bata merah jadi lebih hemat waktu dan biaya pelaksanaan.
  • Ukuran bata ringan yang seragam membuat proses bangun jadi lebih mudah
  • Cocok untuk bangunan rumah 2 lantai, karena volumenya lebih ringan dibanding batu bata
  • Dapat mengisolasi udara dengan lubang yang terdapat di tengah bata ringan
  • Saat akan dipasang tidak peru direndam terlebih dahulu
  • Struktur bata ringan lebih kedap air

 

Ruginya Memakai Bata Ringan

  • Kekuatan bata ringan lebih rendah dibanding batu bata merah jadi kurang cocok untuk digunakan sebagai elemen struktur dinding bangunan rumah 1 lantai
  • Rentan terjadi retak halus pada dinding
  • Tidak bisa meredam panas dan suara

 

Setelah tahu untung dan ruginya, jadi mau pilih yang mana, batu bata merah atau bata ringan ??

 

Semoga bermanfaat.